Tag Archives: T-ara

Fatale History (Part 14)

Fatale History (Part-14)

Author: Shim Min Ra.

Rating:PG-15.

Genre(s):Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length:Series.

Main Cast:Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast:Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Jung Soo Jung (Krystal Jung’s F(X)), Cho Kyu Hyun (Super Junior), Lee Chae Rin (CL’s 2NE1), Jung Yong Hwa (CN Blue), Lee Sung Min (Super Junior), Ham Eun Jung (T-ara).

-Lee Dong Hae’s POV-

Selama beberapa saat, pikiranku telah hanyut dalam pertanyaan batinku sendiri. Sebenarnya aku sendiri tidak mengerti mengapa aku tidak bisa bersikap jujur di depan gadis itu. Akhir-akhir ini aku sengaja berperilaku kasar terhadapnya, seolah-olah aku tidak rela melihatnya dekat dengan namja asing yang tidak kukenal sama sekali.

Satu teka-teki yang belum dapat terpecahkan olehku sampai sekarang. Teka-teki yang merupakan akar dari segala perkara.

Apa sebenarnya hubungan mereka berdua?

Kembali kupusatkan perhatianku pada gadis itu. Mataku membeliak. Betapa kagetnya ketika aku menyadari bahwa tidak ada siapapun di depan sana. Sepertinya mereka berdua telah pergi ketika pikiranku sedang melayang jauh.

“Ck! Aku kehilangan jejak mereka!” seruku kesal sembari mengacak-acak rambutku frustasi.

“Kehilangan jejak siapa?”

Aku menoleh, mendapati Kyuhyun yang baru saja datang sembari menunggang kudanya yang berwarna hitam legam. “Kyuhyun-ah, kau hampir membuatku mati karena serangan jantung!”

Kyuhyun terkekeh pelan, lalu ia bergegas turun dari atas kudanya dengan santai. “Kenapa kau bisa berada di dekat arena pacuan kuda? Kupikir tadinya kau benci berkuda.”

“Ah… Geuge…” perkataanku terputus, lalu kutatap Kyuhyun lurus-lurus. “Neo… Apa kau melihat orang lain yang berada di dalam hutan ini?”

“Orang lain?” tanya Kyuhyun bingung. “Nugu?”

Aku terdiam selama sepersekian detik, memilih untuk tidak gegabah. “Anni. Lupakan saja.”

“Kau semakin aneh akhir-akhir ini, Donghae-ya…”

“Cho Kyuhyun…”

“Mwo?”

“Bisakah kau mengirim temanmu itu pulang?” pintaku tegas, sepasang mataku menatap tajam ke arahnya.

Kyuhyun memutar kedua bola matanya jenuh. “Kau memerintahku?”

“Apa tujuanmu menyuruh namja yang bernama Lee Sungmin itu kemari?” tanyaku lagi. “Dengar. Dia itu hanya namja miskin, Kyuhyun-ah. Meskipun dia temanmu, tetapi kuharap kau bisa mempertimbangkan pendapatku juga.”

“Ini urusan pribadiku,” tanggap Kyuhyun apatis. “Kau tidak perlu terlibat di dalamnya.”

“Urusan pribadimu??” ulangku sembari menaikkan suara di akhir kalimat. “Sayang sekali! Kurasa pemikiranmu itu salah. Karena kau, semua orang juga membicarakanku!”

“Geuman…”

“Tindakanmu itu juga mempengaruhi reputasiku, Cho Kyuhyun!”

“GEUMANHAE!!”

“Geumanhae?” aku menyeringai sekilas, mengutip perkataan Kyuhyun dengan sinis. “Kau yang seharusnya berhenti! Apa aku harus mengabari orangtuamu untuk membuatmu berhenti?”

“SHIKKEUREO!” teriak Kyuhyun yang langsung menyambar kerah kemejaku dan mencekamnya.

“Bagaimana kalau aku tidak mau menutup mulutku?” tantangku yang mulai terbawa suasana. “Apa yang akan kau lakukan, Tuan Cho?”

BUGGHH!

Salah satu kepalan tangan Kyuhyun mengarah pada wajahku. Ia memukulku tanpa ragu. “Jangan ikut campur dalam urusan pribadiku…! Kalau tidak, dapat kupastikan kau akan menyesal!”

“Cih!”

“Kalian sedang apa?” tanya seorang gadis yang tiba-tiba muncul di hadapan kami berdua. Ia tertegun melihat luka memar di wajahku. “Wae… geurae?”

Kyuhyun memalingkan wajahnya ke lain arah dan mengabaikan pertanyaan gadis tersebut. Lalu ia kembali menaiki kudanya dan beranjak pergi meninggalkan hutan ini.

“Kau berkelahi dengan Kyuhyun?” tanya yeoja itu seraya menghampiriku dengan cemas, berusaha untuk menyentuh wajahku. “Coba kulihat…”

“Enyah dari hadapanku,” ucapku dingin seraya menepis tangannya dari wajahku, membuatnya tersentak kaget. “Nan gwaenchana.”

“Donghae-ya, kenapa kau berkelahi dengannya?”

“Dengarkan aku,” tuturku perlahan seraya menatapnya cukup lama. “Jangan pernah meremehkan Kyuhyun, Lee Jieun.”

Gadis itu terdiam, balas menatapku heran. Meskipun aku yakin ia tidak mengerti dengan apa yang kukatakan, namun ia tetap tidak bertanya apa-apa dan memilih untuk diam. Memandangku dalam kesunyian.

FATALEhistory-

Continue reading

Fatale History (Part 13)

Fatale History (Part-13)

Author: Shim Min Ra.

Rating:PG-15.

Genre(s):Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length:Series.

Main Cast:Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast:Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Jung Soo Jung (Krystal Jung’s F(X)), Cho Kyu Hyun (Super Junior), Lee Chae Rin (CL’s 2NE1), Jung Yong Hwa (CN Blue), Lee Sung Min (Super Junior), Ham Eun Jung (T-ara).

-Shim Min Ra’s POV-

Kutolehkan kepalaku ke kiri dan ke kanan, memastikan bahwa tidak ada siapapun yang melihatku pergi dari kamar Sungmin. Setelah merasa bahwa situasiku aman, aku segera berlari-lari kecil menuju kamarku yang memang terletak agak jauh dari sana. Untungnya semua pengunjung resort sedang tertidur di tengah malam seperti ini, sehingga aku berhasil menyelinap kembali ke dalam kamarku tanpa sepengetahuan orang lain.

Sedapat mungkin, aku ingin menyembunyikan hubunganku dengan Lee Sungmin. Aku tidak ingin berdusta lebih jauh lagi, membodohi semua orang yang berada di sekitarku demi kepentingan yang riskan. Aku juga cukup tahu diri. Aku tidak ingin melibatkan Sungmin dalam masalah pribadiku. Maka dari itu, aku memilih untuk mengunci mulutku rapat-rapat. Menutup-nutupi segalanya adalah jalan yang terbaik yang bisa kulakukan sekarang.

KRRIIIEETT…

Perlahan-lahan, kubuka pintu kamarku dan menutupnya kembali dengan hati-hati. Belum sempat kugerakkan kedua kakiku dari pintu masuk, perhatianku telah tersita oleh seseorang yang aku sendiri tidak begitu mengenalnya.

“Neo…!!” teriakku dengan suara tertahan, jari telunjukku mengarah pada seorang namja yang tengah asyik berbaring di atas tempat tidurku. Tidak salah lagi, namja itu adalah namja yang pernah menumpang di kamarku dengan alasan bahwa ia melupakan letak kamarnya kemarin malam. “Kenapa kau tidur di kamarku lagi?? Ya! Aku tidak akan meminjamkan ranjangku untuk yang kedua kalinya!!”

Namja itu tetap tak bergeming dari sana, bahkan ia tidak bereaksi apapun ketika mendengar teriakanku. Membuatku terpaksa untuk mendekatinya dan menepuk pundaknya berulang kali.

“Ya! Ireona!! Jangan tertidur seperti orang mati begitu!”

“Hmm…” rintih namja itu yang kemudian memutar tubuhnya ke arahku sehingga kami saling bertatapan. Dapat kulihat wajahnya yang begitu merah dan bulir-bulir keringat yang bercucuran dari dahinya mengalir tanpa henti.

Aku tertegun sejenak begitu melihat kondisinya. Meski tadinya keraguan meliputi hatiku, namun akhirnya aku tetap mengulurkan tangan kananku dan menaruhnya di kening namja itu. Panas.

Kutarik kembali tanganku dari sana dengan cepat. “Kau demam tinggi! Aishh…!! Neo gwaenchana?? Ya! Apa kau bisa mendengar suaraku??”

Tidak ada jawaban yang keluar dari mulut namja tersebut. Napasnya tersengal-sengal dan tidak beraturan, membuatku semakin panik dan gelisah.

“Eotteohge…??” ujarku pada diri sendiri. “Andwae! Aku harus meminta pertolongan orang lain…”

TOKK! TOKK!

“Jieun-ah,” panggil seseorang bersuara bass yang sangat kukenal dari luar. “Ini aku, Kibum. Aku hanya ingin bertanya sesuatu. Apa mungkin… seorang namja datang ke kamarmu lagi malam ini?”

Secepat kilat kubuka pintu kamar itu dan membiarkan Kibum masuk ke dalamnya. Lantas segera kuarahkan tatapanku menuju ke atas tempat tidur. Memberi petunjuk padanya tentang apa yang sedang terjadi.

Sepasang bola mata Kibum mengikuti arahanku. Ia terkesiap ketika mendapati tubuh seorang namja yang masih tergeletak di atas sana.

“Ck! Sudah kuduga,” decak Kibum yang kemudian berjalan cepat ke arah sisi ranjang. “Yonghwa-ya, ireona! Jangan berpura-pura tidur, kau tidak akan bisa menipuku!”

“Kau mengenalnya?” tanyaku heran. “Sepertinya dia demam.”

“Demam?” ulang Kibum tak percaya. Ia mengamati rona wajah namja itu lebih teliti selama beberapa detik. “Jinjja!”

Tanpa memberikan penjelasan apapun, Kibum bergegas memapah tubuh namja tersebut keluar dari kamarku. Entah ke mana ia akan membawa namja itu pergi.

-Author’s POV-

Meskipun sedikit kesulitan, Kibum terus menopang tubuh Yonghwa melewati puluhan pintu kamar yang berbaris di samping kiri dan kanannya. Begitu ia nyaris mendekati kamar tujuannya, bibirnya mulai bergerak. Meluncurkan sebuah nama yang mungkin akan memenuhi harapannya saat ini.

“Krystal!” seru Kibum dengan napas yang terengah-engah. Sebelah tangannya mengetuk pintu yang berada di depannya secara tidak beraturan. “Krystal Jung, buka pintunya!”

Tak lama kemudian, Krystal segera membuka pintu kamar tersebut dengan cepat. Nampak wajahnya yang sedikit terlihat kesal karena acara tidurnya terganggu. “Kim Kibum, neo… Omo! Yonghwa Oppa!!”

Tanpa meminta izin ataupun menunggu perintah dari Krystal, Kibum langsung menerobos masuk begitu saja ke dalam kamar gadis itu dan membaringkan tubuh Yonghwa di atas tempat tidur.

“Ige mwoya??” pekik Krystal histeris. “Ada apa dengannya?!”

“Keadaannya memburuk,” jelas Kibum yang masih mengatur napasnya. “Panggil dokter pribadinya sekarang juga.”

Krystal terdiam sejenak, memandang wajah pucat kakaknya yang seperti mayat hidup. Dengan cepat, ia langsung berlari keluar kamar dan memerintahkan para pelayan resort untuk melakukan sesuatu.

FATALEhistory-

Continue reading

Fatale History (Part 11)

Fatale History (Part-11)

Author: Shim Min Ra.

Rating: PG-15.

Genre(s): Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length: Series.

Main Cast: Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast: Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Jung Soo Jung (Krystal Jung’s F(X)), Cho Kyu Hyun (Super Junior), Lee Chae Rin (CL’s 2NE1), Jung Yong Hwa (CN Blue), Lee Sung Min (Super Junior), Ham Eun Jung (T-ara).

-Shim Min Ra’s POV-

Semadae Horseback Riding Club. Di sinilah aku, berpijak pada lantai beralas rerumputan kering. Berkat undangan dari Krystal Jung, aku terpaksa meninggalkan Seoul dan menginap di daerah Osan selama liburan. Tidak bisa kupungkiri, daerah yang pernah menjadi jajahan Jepang ini memang sedikit jauh dari ibu kota Korea Selatan. Tetapi kujamin, kau tidak akan pernah menyesal datang ke sini. Tempat ini merupakan tempat eksklusif untuk berkuda, tempat yang membutuhkan banyak biaya bila kau ingin menyewa salah satu kuda setiap jamnya. Menurut keterangan yang kuketahui dari Donghae, kualitas kuda-kuda impor yang berasal dari Jerman itulah yang membuat orang biasa tidak mampu mengunjungi tempat semahal ini.

Jujur. Aku tidak mengerti dengan jalan pikiran Krystal. Dia mengundangku ke Osan, menawariku untuk menginap di resort milik keluarganya, dan menyewa seluruh area berkuda ini selama liburan. Bahkan aku tidak pernah mengobrol dengannya, atau sekedar menyapanya. Tetapi kenapa dia mengundangku, bersikap baik padaku? Apa dia tidak punya teman yang lain? Baiklah. Mungkin aku terlalu cepat berprasangka buruk. Selain diriku sendiri, dia memang mengundang Kyuhyun, Kibum, dan Seunghyun. Walaupun begitu… bukankah ini cukup aneh?

Kalau saja Eunjung tidak pulang ke rumah orangtuanya, mungkin aku rela untuk menetap di asrama. Kalau saja ada yang menemaniku selama liburan, mungkin aku tidak akan menerima tawaran Krystal secepat ini.

Kuedarkan sepasang bola mataku ke seluruh arena pacuan kuda. Samar-samar, tampak seorang namja tinggi berjalan cepat di balik pepohonan. Rambut hitamnya yang sedikit acak-acakan menutupi tindikan berwarna silver yang berada di telinga kanannya. Namja yang cukup tampan. Melihat pakaian yang dikenakannya, aku tahu dia bukan namja biasa. Bayangkan saja. Siapa yang akan sudi mengotori jas formal dan sepatu kulit untuk menunggang kuda?

BRAAKK!

“Aiiishh!” sungutku ketika salah satu sepatu boots-ku gagal untuk menapak besi pemijak kaki, membuatku terjatuh sempurna dari sisi kuda dengan bahu yang menempel pada tanah terlebih dahulu.

Dari kejauhan, dapat kulihat Kibum yang berlari menghampiriku. Wajahnya terlihat cemas.

“Gwaenchana?” tanyanya khawatir seraya mengulurkan tangannya padaku.

Dengan sisa tenaga yang ada, aku berusaha berdiri tanpa mengindahkan uluran tangannya. “Gwaenchana. Aku bisa berdiri sendiri.”

Selama beberapa saat, eskpresi Kibum mendingin. Ia merogoh saku celananya, mengeluarkan sehelai saputangan putihnya. Di taruhnya saputangan itu ke dalam genggaman tanganku.

“Setidaknya, pakai ini,” ujarnya datar, lantas berjalan pergi meninggalkanku.

Aku memandang punggungnya yang menjauh, mengamati kepergiannya dengan perasaan bersalah.

FATALEhistory-

Continue reading

Fatale History (Part 9)

Fatale History (Part-9)

Author: Shim Min Ra.

Rating:PG-15.

Genre(s):Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length:Series.

Main Cast:Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast:Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Ham Eunjung (T-ara), Kim Jeong Hoon, Jung Soo Jung (Krystal Jung’s F(X)), Cho Kyu Hyun (Super Junior).

-Author’s POV-

Sinar matahari menyeruak masuk dari jendela ke dalam kamar hotel tersebut, menerangi tubuh naked Kibum yang terbungkus selimut. Saking silaunya, dalam waktu singkat cahaya matahari pagi itu berhasil membangunkan Kibum dari tidur lelapnya.

Kibum meregangkan otot-otot tubuhnya dan terduduk di sisi ranjang. Ia mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kamar hotel, mencari-cari orang lain selain dirinya.

“Kau sudah bangun, Oppa?” tanya Krystal manja sembari berdiri di samping tirai jendela.

Keheranan Kibum semakin bertambah ketika ia melihat tubuh Krystal yang hanya mengenakan lingerie tipis. “Krystal? Kenapa kau ada di sini?”

“Kau tidak ingat?” tanya Krystal memastikan. “Kau mabuk semalam, karena itu kau tertidur di sini.”

Wajah Kibum berubah menjadi pucat pasi. Ia memijat-mijat keningnya, berusaha mengingat-ingat kejadian semalam. Ia tahu kalau semalam ia mencium seorang yeoja. Ia juga tahu kalau ia tidak ingin melepaskan dekapannya terhadap gadis itu. Tetapi ia tidak tahu kalau yeoja yang semalaman bersama dengannya bukanlah Minra, melainkan Krystal Jung.

Krystal tersenyum manis, lalu ia berjalan mendekati Kibum. “Geogjeong hajima. Kau mabuk, jadi kejadian semalam itu hanya kecelakaan.”

Kibum mengalihkan pandangannya ke arah Krystal, raut wajahnya terlihat risau.

“Kibum Oppa… Aku bukanlah gadis kecilmu yang dulu,” ujar Krystal sembari merengkuh Kibum dari belakang. “Aku tidak akan membebanimu dengan hal sepele seperti ini. Jadi… bagaimana menurutmu? Kurasa, rahasia ini harus di simpan oleh kita berdua.”

“Krystal…”

“Pergilah ke rumah sakit,” saran Krystal, tersenyum lembut. “Seunghyun pasti sudah menunggumu.”

Dengan sigap, Kibum berdiri dan mengambil pakaiannya yang berserakan di samping tempat tidur. Dikenakannya kemeja formal dan celana panjang hitam yang sempat di pakainya di pesta semalam. Begitu Kibum ingin memutar gagang pintu kamar tersebut dan melangkah keluar, Krystal segera menahan pergelangan tangannya.

“Jamkkanman, Oppa,” tukas Krystal, tersenyum jahil. “Lee Jieun… Siapa dia?”

Kibum tersentak kaget, ia menoleh ke belakang. Perasaannya bimbang. Haruskah ia menjawab pertanyaan Krystal dan berterus terang padanya?

FATALEhistory-

Continue reading

Fatale History (Part 8)

Fatale History (Part-8)

Author: Shim Min Ra.

Rating:PG-15.

Genre(s):Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length:Series.

Main Cast:Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast:Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Cho Kyu Hyun (Super Junior), Ham Eunjung (T-ara), Lee Chae Rin (CL’s 2NE1), Gong Min Ji (Minzy’s 2NE1), Lee Na Young, Lee Hyun Kyoon (Jae Hee), Kim Jeong Hoon, Jung Soo Jung (Krystal Jung’s F(X)), Hwang Mi Young (Tiffany Hwang’s SNSD).

A/N:

WARNING!!

Part ini bakalan ada skinship, jadi bagi yang belum cukup umur yah… tutup mata aja deh. Haha..xD Tapi kalau masih mau baca juga silakan, toh skinship-nya nggak terlalu parah-parah banget. Yang pasti author sudah mengingatkan, resiko di tanggung sendiri… =)

-Author’s POV-

Riuh-rendah suara para penghuni asrama terdengar dengan sangat jelas dari kejauhan. Kerumunan murid-murid yang masih berada di koridor asrama sedang sibuk-sibuknya membicarakan peristiwa yang baru saja mengusik acara makan malam mereka. Membuat suasana asrama menjadi bertambah heboh dan tegang, tidak berbeda dengan suasana pada saat guru-guru mereka akan mengumumkan hasil ujian.

Tetapi keadaan gempar ini sepertinya tidak disadari oleh dua orang penghuni asrama yang baru saja hendak memulai acara makan malam mereka. Minra masih berjalan dengan irama langkah yang cepat, tidak sudi untuk menoleh ke arah Donghae yang masih mengikutinya dari belakang. Ketika Minra sudah tidak sanggup mengendalikan emosinya dan bertanya kepada Donghae, namja itu malah berkata bahwa ia mengikutinya untuk mencari informasi tentang hubungannya dengan Jaehee.

“Lee Donghae,” geram Minra yang masih terus berjalan tanpa menoleh ke arahnya. “Sudah kubilang, berhenti mengikutiku!”

“Kau juga, berhenti berpura-pura.”

“Aku tidak berpura-pura!” balas Minra yang akhirnya menghentikan langkahnya dengan sebal.

“Pembohong,” sahut Donghae santai. “Kau bahkan belum menjelaskan hubunganmu dengan Pendana Menteri Jaehee itu.”

“Aku harus menjelaskan apa? Dia itu hanya sponsorku!” tanggap Minra, menaikkan suaranya di akhir kalimat.

“Lalu bagaimana dia bisa menjadi sponsormu?” interogasi Donghae.

Minra melengos kesal, lalu ia berbalik. Mengabaikan pertanyaan Donghae yang terakhir dan kembali berjalan menuju ruang makan.

Setelah mereka hampir tiba di ruang makan, Minra mulai menyadari keadaan yang tidak biasa di sepanjang koridor yang mereka lewati. Kumpulan para murid yang lebih ramai dari biasanya, ekspresi mereka yang begitu tegang, dan bau anyir darah yang menyengat mulai tercium ketika ia dan Donghae semakin mendekati ruang makan asrama.

“Eunjung-ah!” panggil Minra yang berhasil menemukan teman sekamarnya di antara sekumpulan orang banyak. “Museun iriya? Apa sesuatu telah terjadi?”

“Ah… Geuge…” gantung Eunjung, melirik ke arah Donghae dengan ragu. “Song Seunghyun pingsan…”

“MWO?” seru Donghae panik. “Wae? Bagaimana kejadiannya? Di mana dia sekarang??”

“Mungkin kejadian ini terlalu mempengaruhinya,” lirih Eunjung. “Maksudku—seorang yeoja baru saja mencoba bunuh diri dengan memotong urat nadinya sendiri. Dan… Kim Kibum baru saja membawa Seunghyun ke rumah sakit.”

“Yeoja? Nugu??” tanya Minra cepat.

“Kau tahu kejadian sebelumnya, kan?” Eunjung balas bertanya pada Minra. “Kejadian atas pencurian barang-barang milik Seunghyun. Yeoja berambut pendek itu.”

Otak Minra langsung berputar cepat, membayangkan figur seorang yeoja yang telah dideskripsikan oleh Eunjung. Kalau tidak salah, pencurian barang-barang itu hanya melibatkan dua orang siswi. Lee Chaerin dan Gong Minji. Dari dua orang tersebut, satu-satunya yeoja yang sesuai dengan pemaparan Eunjung hanyalah Gong Minji.

“Apa yang terjadi dengan yeoja itu?” tanya Minra lagi, berusaha untuk melacak informasi sebanyak-banyaknya.

“Hmm… Kejadiannya memang cukup sadis, tetapi sepertinya luka sayatan yeoja itu belum terlalu dalam…” ucap Eunjung selambat-lambatnya, berupaya mengingat-ingat kejadian tersebut.

“Donghae-ya!” panggil Kyuhyun yang tiba-tiba berpapasan dengan mereka, ia tersenyum hambar sembari memutar-mutarkan gantungan kunci mobil di jari telunjuknya. “Aku akan menyusul Kibum ke rumah sakit sekarang. Kau mau ikut?”

Donghae tidak menjawab apapun, mulutnya seakan terkunci rapat. Di tambah lagi, perasaan bersalah terus membuatnya gusar. Temannya sedang menghadapi bahaya. Tetapi, apa yang ia lakukan? Jangankan mengawasinya, ia bahkan tidak berada di sampingnya saat itu.

“Kuanggap reaksi diammu ini sebagai ya,” sergah Kyuhyun kilat, lalu ia melirik ke arah Minra yang berdiri di samping Donghae. “Geurigo… Namamu Lee Jieun, kan? Aku mengingatmu karena kau pernah menantang Donghae di arena pacuan kuda.”

“Ah… ne.”

“Apa kau juga mau ikut denganku ke rumah sakit?” tanya Kyuhyun lagi.

Minra mengalihkan pandangannya pada Eunjung. “Apa kau juga ikut?”

“Sirheo!” tegas Eunjung. “Aku benci bau rumah sakit. Kau pergi saja sendiri, Jieun-ah… Keadaan asrama sangat kacau sekarang, mungkin sebaiknya kau pergi keluar dulu sampai keadaan kembali tenang.”

Minra menghembuskan napas panjang, lalu ia mengangguk pelan dan mengikuti Kyuhyun yang tengah merangkul Donghae di depannya untuk sekedar memberi semangat.

FATALEhistory-

Continue reading

Fatale History (Part 6)

Fatale History (Part-6)

Author: Shim Min Ra.

Rating: PG-15.

Genre(s): Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length: Series.

Main Cast: Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast:Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Ham Eun Jung (T-ara), Cho Kyu Hyun (Super Junior), Lee Chae Rin (CL’s 2NE1), Gong Min Ji (Minzy’s 2NE1).

-Author’s POV-

“Seunghyun-ah!” panggil Donghae yang berlari-lari kecil di koridor sekolah, berusaha menyusul temannya yang sudah berdiri beberapa meter di depannya.

Seunghyun menghentikan langkahnya, menoleh sebentar.

“Aku menemukan tempat bagus,” rangkul Donghae dari belakang, terlukis senyuman lebar di wajahnya.

“Aku punya janji,” tolak Seunghyun secara tidak langsung.

Donghae terbelalak, menatap Seunghyun waspada. “Janji? Janji apa? Apa janji itu lebih penting dariku?”

“Mwo? Kau ini bicara apa, sih?”

“Aku sudah susah payah menyediakan tempat yang bagus untukmu, tapi kau justru lebih mementingkan janjimu itu!” tutur Donghae yang terlihat sedikit kecewa. “Memangnya kau berjanji dengan siapa? Apa orang itu lebih penting dariku??”

“Donghae-ya…”

“Song Seunghyun, apa kau sadar kau mulai berubah akhir-akhir ini?” tuding Donghae. “Janji apa yang sampai membuatmu menolak ajakanku seperti ini?!”

Seunghyun terdiam sejenak, lalu ia tertunduk lemas. “Aniya… Janji itu tidak penting. Hanya saja aku membuat janji itu terlebih dahulu.”

Senyuman Donghae merekah. “Seharusnya kau bilang seperti itu dari awal! Besok kau bisa membuat janji yang sama dengan orang itu, kan?”

“Ne, geogjeong hajima.”

FATALEhistory-

Continue reading

Fatale History (Part 5)

Fatale History (Part-5)

Author: Shim Min Ra.

Rating: PG-15.

Genre(s): Angst, Romance, Tragedy, School Life, Friendship, Drama.

Length: Series.

Main Cast: Kim Ki Bum (Super Junior), Song Seung Hyun (FT. Island), Shim Min Ra (Original Character).

Supporting Cast: Lee Ji Eun (IU), Lee Dong Hae (Super Junior), Ham Eun Jung (T-ara), Cho Kyu Hyun (Super Junior), Kim Young Woon (Kangin’s Super Junior), Lee Chae Rin (CL’s 2NE1), Gong Min Ji (Minzy’s 2NE1).


-Shim Min Ra’s POV-

“DAEDABHAE!” teriak Seunghyun seraya mempererat cengkeramannya di pundakku.

Aku terdiam membisu, tidak tahu harus bagaimana menjawab pertanyaannya. Apa… yang sebenarnya kulihat? Yang kulihat hanyalah pandangan matanya yang kosong. Sorot mata yang dingin, sorot mata yang menerawang jauh ke udara. Haruskah aku menjawabnya seperti itu, Song Seunghyun?

“Aniya,” kilahku cepat, menjatuhkan pandanganku ke lantai. “Kau hanya terlihat seperti… bukan dirimu sendiri. Setelah itu, aku langsung pergi dari hadapanmu begitu saja.”

Seunghyun terdiam mendengarkan penjelasan palsuku. Kedua tangannya merosot dari pundakku dengan perlahan. Terlihat butir-butir keringat dingin mengalir turun dari pelipisnya, wajahnya memucat. Ia menyeka keringat itu dengan punggung tangannya, sementara mulutnya tetap terkunci.

“Neo gwaenchana?” tanyaku akhirnya, tersirat kekhawatiran dalam suaraku. “Apa kau perlu ke rumah sakit?”

Tanpa menghiraukan pertanyaanku, ia membalikkan tubuhnya dan kembali masuk ke dalam kamar Kibum.

Ketika aku sendiri ingin kembali ke kamarku, sepasang mataku menangkap sosok seorang yeoja yang juga sepertinya salah satu penghuni asrama di sini. Rambut yeoja itu di cat pirang, sorot matanya terpancar ke arahku. Penampilannya cukup eksentrik dengan tank top hitam yang memamerkan pusarnya dan skinny jeans biru yang berlubang-lubang. Bila kuperhatikan wajahnya lebih teliti, tidak salah lagi bahwa yeoja inilah yang sering berada di dalam kamar Kibum dan tidur dengannya.

Ia hanya berdiri di sudut lorong asrama dengan tenang, memerhatikanku yang juga sedang melihat ke arahnya.

FATALEhistory-

Continue reading

%d bloggers like this: