END AND || Part I ||

Saya buat FF baru lho  ____ (´・∀・`)ノ

pamer banget sih ( -_-)

Gkgkgkgkgkgkgk ~~

saya iseng-iseng buat FF baru  (^Д^)フ

yang jadilah begini ….

semoga yang baca suka   o(≧▽≦)o♪

selamat membaca (>w<*) (´ω`*)

Cerita ini hanya karangan FIKTIF, TIDAK MENJIPLAK, ASLI, dan HANYA SAYA YANG MEMBUATNYA.

endand copy

Dan pada saat itu aku terdiam tanpa kata. Aku bungkam dihadapannya, tapi dia malah tersenyum lebar menunggu jawaban yang akan keluar dari bibirku.

Semua bermula karena aku mendatanginya diperpustakaan.

Ketika aku duduk merenung didalam kelas, seorang yeoja yang merupakan temanku memanggilku, “hei! Hanni, kamu dipanggil ke perpustakaan”

“ne? siapa yang memanggilku?”

“molla, katanya datang saja” lalu yeoja yang memberi tahu padaku pergi begitu saja.

Awalnya aku bimbang untuk datang ke perpustakaan, tapi apa daya kaki ku sudah mebawaku kedepan pintu perpustakaan yang besar ini. Aduh… bagaimana ini?? Apakah aku harus masuk ke dalam???

Ah, mungkin seonseaengnim memanggilku. Eh, tapi kalau seonsaengnim yang memanggil pasti disuruh keruang guru. Aku pun jadi dilema..

Dan akhirnya tanpa pikir panjang lagi, aku membuka pintu yang besar ini dan aku melangkah masuk kedalam ruangan yang luas ini. Tapi apa yang kudapat? Hanya sebuah ruangan luas yang sangat sepi yang dipenuhi dengan banyak buku dan tiada satupun orang disini, hanya sebuah ruangan luas yang terkena seberkas cahaya matahari dari luar sana.

Jantungku berdegub kencang, ingin rasanya aku pergi kembali ke kelas tapi hatiku berkata bahwa ada seseorang yang menungguku walaupun aku tidak melihat siapapun disini.

“ternyata kau sudah datang” tiba-tiba terdengar suara namja yang aku tak tahu dari mana arahnya. Aku berputar ditempatku berdiri dan lagi-lagi hanya ruangan tanpa ada manusia disini. Sekarang pikiran ku tercampur aduk antara manusia atau hantu yang berbicara atau jangan-jangan benda-benda disini bisa berbicara. Huhh.. sungguh pemikiran yang tak masuk akal.

“ahh~ kau takut ya?” suara itu muncul lagi. Suaranya sangat asing ditelingaku.

“nuguseyo?” tanyaku

“aaa.. rambutmu halus dan lembut ya..” ya, dia memegang rambutku dengan lembut, tapi tentu saja aku sangat terkejut. Aku langsung membalikkan badanku menghadapnya.

“hei!! Apa mau mu? Kamu siapa?” Tanya ku bingung. Aku sama sekali tak mengenali wajahnya.

“kamu tidak tahu aku? Padahal aku sangat terkenal disekolah ini, bahkan hampir seluruh dunia mengenalku. Seharusnya kamu mengenali ku sebab aku adalah Lee Seunghyun. Panggil saja Seungri” jawabnya dengan percaya diri sambil mebuka lebar tangannya.

Pertama, aku menelaah dulu perkataannya. Kedua, mata ku terbelalak. Ketiga, jantungku berdegub lebih kecang dari sebelumnya. Terakhir, aku ingin cepat-cepat pergi dari sini ketika aku mengetahui namanya.

“o? s,seu, seungri???!”

Dia terseyum menandakan iya.

OMWO!!? AIGOOYAA~~!! Ini yang namanya Seungri?? Ternyata memang imut seperti kata mereka. Oh, tidak, tidak, aku tidak boleh tergiur akan keimutannya. Oh iya, aku baru ingat kalau tidak salah dia anak pemilik perusahaan Samsung Electronics yaitu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang memiliki hampir 80 anak perusahaan. Tapi dia sangat terkenal dengan sebutan playboy. Hampir seisi sekolah menyukainya dan yang kutahu para seonsaengnim juga ikut menyukainya.

“apa tujuanmu memanggilku?”

Je t’aime” jawabnya sambil tersenyum. Tapi aku tak mengerti apa yang dia katakan.

“nde??”

“hahaha, johahae”

Aku terdiam tanpa kata ketika mendengar ucapannya. Tapi aku tetap menahan diri, “lalu?”

“kau harus jadi kekasihku”

Aku bungkam dihadapannya, tapi dia malah tersenyum lebar menunggu jawaban yang akan keluar dari bibirku,

“omwo? Aku tidak salah dengar??” aku mulai heran apa maksudnya berkata seperti itu.

“aniyo. Kau harus jadi kekasihku, menjadi milikku. Itu saja. Gampang kan?”

“untuk apa? Lagipula aku tidak mau. Mian”

“o??! apa yang kurang dariku? Aku tampan, aku kaya, aku pintar, disenangi banyak orang, aku terkenal, dan masih banyak hal yang bagus tentang diriku”

Cihh.. Percaya diri sekali dia.

“kau kira aku perempuan yang begitu saja akan menerimamu? Maaf, aku tidak seperti itu.” Jawabku. aku kesal atas sikapnya yang sangat percaya diri itu. Andaikan aku tidak datang kesini.

Aku melangkah menuju pintu perpustakaan yang tertutup itu.

“hei, hei!! Jamkkanman!”  teriaknya dari belakangku

“wae?”

“aku tidak akan menyerah” ucapnya dengan semangat

“aa~ ne, terserah kamu saja” jawabku lalu aku pergi meninggalkannya.

-Seungri PoV-

Sial, baru kali ini ada yang menolakku. Dasar tidak sopan. Lihat saja, pasti aku akan mendapatkan hatinya. Hahahahahhahahahahaha~~  sebab semua yang kuinginkan pasti akan kuraih dengan tangan ku sendiri,  GWAHahahahahaha

*****

Disisi lain.. para murid perempuan di Seoul Performing Art High School memuja-muja 5 orang murid laki-laki yang memang sangat terkenal dan bisa dibilang mereka unggul dibidang apapun. Dan 5 namja itu diberi julukan BIG BANG.

“cihh, lagi-lagi mereka membicarakan 5 cowok tengik itu” ucap seorang yeoja dengan nada kesal.

Lalu yeoja itu pergi ke taman sekolah dan dia mengomel sendiri.

“apa sih bagusnya 5 orang itu??! Hah??!!” dia menendang sebuah kaleng kosong yang ada didepan kakinya dan kaleng kosong itu melesat jauh ke angkasa.

DUAAKK

“AUWWW!!” rintih seorang namja dari kejauhan.

“hei!!! Siapa yang menendang kaleng kosong ini???!!! HEII!!” amarah yang tak terkalahkan keluar dari namja itu.

“aigooo, jangan-jangan itu Kwon Jiyong?? Aku barusan nendang kaleng, terus kena kepalanya? Aissshhh.. sial” yeoja yang menedang kaleng kosong itu hendak kabur tapi dia tertangkap basah oleh Kwon Jiyong dan teman-temannya.

“HEEIII!! Dasar tidak tahu sopan santun! Kamu tahu, kaleng kosongmu itu mendarat di kepalaku. Cepat minta maaf.” suruh Jiyong pada yeoja itu.

“salahmu sendiri! Kenapa kamu taruh kepala disitu??!” jawab yeoja itu

“nde??? Kau ..” marah Jiyong, kata-katanya terputus karena temannya berbicara.

“o, o, o, ternyata Park Janrang. Murid kelas 2B, yang kabarnya menjadi murid terpintar keempat disekolah dan sangat membenci 5 anggota BIG BANG” kata temannya yang nyatanya bernama Choi Seunghyun.

 

Cihh, Cihh. Cihh. Sial. Orang ini muncul pula. Batin si yeoja yang bernama Park Janrang itu

“OMWO??!! OMWO??!! Kamu membenci BIG BANG??! Hahh??? Sungguh tidak bisa kupercaya” kata yang satu lagi bernama Kang Daesung

“hei, hei, sudahlah. Jiyong, maafkan saja dia.” Kata salah satu dari mereka yang bernama Dong Yong Bae.

Cihh, dia mau pura-pura mengasihaniku ya? Dasar tidak sopan. Batin Janrang

“sudahlah, biarkan saja dia. Ayo kita cari Seungri lagi.” Kata Yongbae lagi.

“baiklah, berterimakasihlah bahwa kali ini aku memaafkanmu” kata Jiyong sinis.

“o,” jawab Janrang. Dia menatap tajam keempat orang yang berlalu meninggalkannya itu.

##To Be Continued

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: