I’m Not Children Anymore Part 8


Author pov

Leeteuk dan Nana segera meninggalkan tempat itu.. Ia merangkul pundak yeoja itu dan merapatkan tubuhnya.. Nana sedikit menggigil kedinginan,,membuat Leeteuk semakin merasa bersalah..

“Sampai kau pulang akan kubuatkan Sup untukmu..”leeteuk tersenyum lembut

“Ne..Gomawo Oppa..”Nana terlihat senang..

“Aku sungguh menyesal tak menepati janjiku Jagiiya..”Leeteuk tertunduk lesu dan menggigit bibir bawahnya pelan

“anio oppa Gwencaha,,jongmal gwencahana..”Nana menatap Leeteuk lekat

“Ne..arraso..”sahut Leeteuk.. mereka pun segera manaiki mobil..

“Itu punya siapa??sepertinya itu bukan milikmu..” tanya leeteuk sekilas melihat jaket yang Nana pegang di pangkuannya

“Eh?? Ini..tadi Chunji yang meminjamkannya padaku”jawab Nana ragu..

“begitu? Jadi tadi kalian bersama?”tanyanya lagi tanpa melihat gadis yang duduk disampingnya

“Ng..iya opa..Mian..”Nana berucap ragu

“hahaha,,kau ini untuk apa minta maaf.. aku senang ada yang memperhatikanmu selain aku.”leeteuk tertawa pelan

Gadis itu hanya memandangnya lama..tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar,,bukan.. bukan itu yang ingin ia dengar,,ia ingin namjachingunya khawatir dan mencegahnya mendekati pria lain.. ini sungguh tidak normal.. kenapa Leeteuk bahkan tak cemburu sedikitpun? Apakah ia memang hanya menganggap Nana sebagai adiknya.. Nana tertunduk dan menahan bulir air mata yang mendesak ingin keluar dari bola matanya.. sementara itu diam-diam Leeteuk mencengkram Stirnya erat dan menggeretakan giginya menahan kesal..

Leeteuk’s Apartment

“Oppa,,lebih baik kau istirahat saja,,aku juga sudah lelah dan ingin cepat tidur..”

“Baiklah,,apakah kau yakin tak mau kubuatkan sup terlebih dahulu?”tanya Leeteuk meyakinkan

“Ani oppa..ini sudah malam,,besok kau harus kerja dan aku ada kuliah pagi..lebih baik kita istirahat saja..”Nana sedikit menghindari tatapan Leeteuk yang terus memandanginya

“mmm,,tidurlah kalau begitu..jaljja..”ucap leeteuk lagi

“Ne oppa jaljja..”Nana memasuki kamarnya dan menutup pintunya rapat,sementara leeteuk menunggu gadis itu berbalik dan tersenyum padanya..

‘Kumohon..  sesulit apapun tetaplah disampingku’ Gumam leeteuk lirih sambil menatap pintu kamar berwarna putih di depannya..

Nana bersandar dipintu kamarnya dan memegangi dadanya yang terasa sesak.. sebenarnya ia tak lelah ataupun ingin istirahat sekalipun..hanya saja perkataan Leeteuk di mobil merubah suasana hatinya dalam sekejap..

“Oppa,,sebenarnya apa artinya aku untukmu..”

@Campus

“mana namja yang selalu menguntit mu itu??”tanya Hyun Hyo sambil asyik  memainkan kukunya

“nuguya??”jawab Nana datar

“Ck..kau ini pura-pura atau memang tidak tahu sih,,namja yang bernama Chunji itu..mana dia? Sudah 3 hari aku tak melihatnya.. biasanya dia selalu menggangumu kan?” kali ini Hyun Hyo menatapnya menanti jawaban yang akan  Nana berikan

“Huh..mollayo..memangnya aku siapanya..”Nana menjawab asal sambil menurunkan bahunya dan mendesah pelan

“Aku pikir dia menyukaimu lho..,”

“jangan bicara sembarangan..”

“Aishh,,aku tidak bercanda..lihat saja tatapan nya padamu,,apakah kau tak bisa membedakannya? kau ini sungguh tidak peka..”

“terserah..”

“aku ke toilet dulu..”Nana bangkit dan meninggalkan Hyun Hyo yang kecewa karena merasa tak digubris

“Gadis itu,.. apakah pacarnya lebih baik dari pada Chunji.. dasar..”dengus Hyun Hyo pelan

Nana mendengar ucapan Hyun Hyo yang hampir tak terdengar itu..

***

Ia membasuh mukanya dengan air kran..dan menatap bayangan yang terpantul di cermin..

Dia memikirkan perkataan Hyun Hyo di kelas tadi,,memang benar sudah beberapa hari ini Chunji tidak masuk kuliah ,dan Nana bukannya tidak menyadarinya hanya saja dia berpura-pura tidak tahu..dan selama 3 hari itu juga Nana selalu membawa Jaket yang Chunji pinjamkan malam itu..

“Apakah aku kerumahnya saja?” tanya Nana pada bayangannya di cermin..

setelah berpikir beberapa saat ia mengangguk yakin.. ia berniat mengembalikan jaket chunji pulang dari Kampus..

Dengan cepat Nana mengeluarkan ponselnya dan mengetik pesan singkat untuk seseorang..

‘Oppa.. hari ini aku pulang terlambat, tak perlu menjemputku.. aku pergi mengembalikan jaket chunji terlebih dahulu^^’

Selesai..klik ia menekan tombol send..

Dan bergegas meninggalkan toilet..

@KBS Building

Drrt drtt..Leeteuk merasakan ponsel di sakunya bergetar.. lalu ia membuka pesan itu..melihat sang pengirim Leeteuk mengembangkan senyumnya..tapi setelah ia membaca isinya.. raut mukanya berubah menjadi muram..

“dari siapa hyung?” tanya Eunhyuk yang berada disampingnya dan menyadari perubahan ekspresi Hyung nya itu..

“Nana..”jawab Leeteuk lirih

“Wae?? Apa isi pesannya?”tanya Eunhyuk penuh selidik

“Aissh..kau ini ingin tau saja..sudahlah..bukan apa-apa..”

“jika tidak ada apa-apa,,seharusnya kau tak perlu menampilkan ekspresi seperti itu,,kalian pasti bertengkar ya?”

“Ck..jangan sok tau kau Hyuk Jae-ah”Leeteuk menoyor kepala Eunhyuk pelan dan meninggalkannya bersama Shiwon yang sedang melihat buku yang tak sepenuhnya ia baca.. Shiwon lalu mengamati langkah Leeteuk yang keluar dari ruang tunggu itu..

Leeteuk menaiki lantai teratas di gedung dan merentangkan tangannya menikmati udara segar di ruangan tanpa kap itu..

“Hyung..udara disini begitu segar bukan?” tanya sebuah suara yang berdiri disamping pria yang sedang memejamkan matanya menikmati udara yang ia hirup..

“Eh??”tanya Leeteuk tersentak akan kedatangan Shiwon

“Pemandangannya juga bagus..”lanjut Shiwon lagi

Akhirnya Leeteuk menurunkan kedua tangan yang ia rentangkan dan menatap lurus kedepan

“Yye.. kau benar..”

“apakah sesuatu sedang menggangumu saat ini hyung-ah?”Shiwon memberanikan diri..

“Ani..hanya saja,,terkadang aku berpikir bahwa aku tidak bisa melindungi orang yang ku cintai..”jawab leeteuk dengan nada putus asa..

“kau sedang membicarakan Nana bukan?” Shiwon meyakinkan

“Kau ini,,aku kira kau mengerti..,,sudahlah lupakan saja..”leeteuk tertunduk dan melempar senyum kecil pada Shiwon

“Ayolah Hyung,,kita sudah seperti saudara, ceritakan saja ada apa?”paksa Shiwon

Leeteuk memandang Shiwon sebentar dan akhirnya membuka suaranya kembali

“Jika pasanagan kita bisa bahagia bersama orang lain, apakah kau akan melepaskannya?”

Shiwon menyatukan kedua alisnya,,merasa aneh dengan pertanyaan Leeteuk..

“maksudmu??” Shiwon belum menegrti sepenuhnya..

“Chunji..”jawab Leeteuk menatap Shiwon lekat

Shiwon terkejut mendengar jawaban Leeteuk,,tapi dengan cepat ia menyesuaikan diri dan menyembunyikan keterkejutannya..

“kenapa dengan bocah itu?”

“Anio,,hanya saja aku kira Nana..”

“Hyung,,jangan berpikir terlalu jauh.. aku yakin tidak ada apa-apa diantara mereka..”ucap Shiwon memotong perkataan Hyung nya cepat

“rupanya kau juga menyadarinya?? ..”Leeteuk tersenyum puas

“Hyung,,adiku..”Shiwon merasa dirinya sudah terjebak dengan pembicaraan ini

“tenanglah,,aku hanya mengetes mu saja.. aku tau kau juga memikirkan apa yang kau pikirkan..sudahlah,,ayo kita turun ,,sebentar lagi Seung Hwan Hyung pasti mencari kita..”

Leeteuk melangkah menjauhi Shiwon yang terpaku ditempatnya

“Hyung..”Leeteuk menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang

“Jangan khawatir,, aku pastikan tak akan ada apapun yang terjadi pada hubunganmu”

Leeteuk tersenyum kecil..”Jangan terlalu yakin,,kau tahu? Ini mengenai perasaan.. tak ada seorang pun yang dapat mencegahnya,,”Leeteuk kembali melangkah menuruni tangga didepannya..

@Chunji house

Ting Tong.. beberapa kali Nana memencet bel yang terdapat disamping pintu berwarna Coklat tua itu..

Ia mendesah frustasi,,sudah lebih dari 20 menit ia berdiri didepan pintu dan tak ada tanda-tanda bahwa sang pemilik rumah ada disana.. Nana menekan tombol hijau 2 kali di ponselnya..tanda menghubungi panggilan terakhir..

Ttutt-ttutt-ttutt.. silahkan tinggalkan pesan setelah nada berikut ini.. Bip

“Yak Chunji pabo..kau dimana? Aku sedang di depan rumahmu.. jika kau ada dirumah,,cepat buka pintunya aku ingin mengembalikan barangamu..” Klik Nana mengakhiri panggilannya.. sudah 7 kali ia meninggalkana pesan suara yang isinya hampir sama..

“Ck..kau ini ada dirumah atau tidak sih..”Akhirnya Nana menyerah dan berbalik meninggalkan pintu itu..

Cklek,,terdengar pintunya terbuka,,Nana berbalik cepat,dibalik pintu ia dapat melihat Chunji sedang berdiri dengan muka pucat..

“Mau apa kau kesini?”tanyanya sinis.. Nana melongo lalu dengan cepat menghampiri Chunji dengan raut muka kesal..

“Ini..”ia menyodorkan jaket ke muka namja itu..

“Apa?”

“Ini..ini jaketmu..”Nana mengibas ngibaskannya

Chunji hanya berekspresi datar dan masuk kedalam rumah.. Nana yang semakin heran dengan tingkahnya,,akhirnya mengikutinya kedalam..

“Yyakk,,aku kesini mau mengembalikan jaketmu..”Ucap Nana setengah berteriak..

Chunji tidak menggubris dan langsung tiduran di sofa..

“Aishh kau ini.. sungguh menyebalkan.. aku simpan disini ya..”Nana meletakannya di Meja dan Krekk.. ia menginjak sesuatu..

“Ya ampun..”Nana menyadari ruangan ini begitu berantakan,, Botol bir dimana-mana..bungkus Snack yang tersebar hampir diseluruh ruangan,,kemeja,t-shirt,kaos kaki, semuanya bertebaran tak beraturan..

Ini lebih pantas disebut sebagai kapal pecah,,daripada sebuah ruang keluarga..

Ia melihat Chunji yang sedang meringkuk.. Sepertinya ada yang tidak beres.. Nana memberanikan diri menyentuh kening Namja itu.. dan begitu kagetnya Nana.. ternyata Chunji sedang demam tinggi..pantas ia begitu pucat..

“Yyak,,kau sedang sakit,,kemana Shiwon oppa??”teriak Nana panik

“Ishh,, dia kan sudah pindah dan bisa tidak kau pelankan suaramu itu,,berisik sekali..”Chunji menutup kedua telinganya

“Aku harus menghubungi Shiwon oppa,,ash tidak dokter saja dulu..”Nana mengeluarkan ponsel di sakunya

Chunji bangkit dan menarik pergelangan gadis itu,,membuat tubuhnya secara paksa duduk di sofa yang sama..

Lalu ia tiduran di paha Nana.. sontak Nana kaget dan mengangkat kedua tangannya,,

“kau ini sedang apa?”Ucap gadis itu kesal

“jangan lakukan apapun,,jangan hubungi siapapun,,dan cukup duduk saja.. arra??”chunji berbicara sambil memejamkan matanya..

Nana tak bisa menjawab hanya mencoba mengontrol detak jantungnya yang semakin berdetak cepat..

“ini hukuman untukmu..”ucap Chunji lagi..

“hukuman?? W-wae? “Nana mencoba menekan rasa gugupnya

“Karena waktu itu kau meninggalkanku..”

“Eh?.. oh itu.. aku minta maaf..”

“Gwencahana,,ada yang lebih menyakitkan dibanding ditinnggalkan oleh mu..”Chunji berkata lirih dan nyaris tak terdengar..

“apa?”Nana merasa tak mengerti dengan ucapan namja yang tidur dipangkuannya itu

“Anio..”jawabnya singkat

5 menit

10 menit

15 menit

Nana merasa kakinya pegal dan mulai kesemutan.. satu lagi Pahanya mulai merasa panas karena suhu tubuh chunji.. ia melihat penampilan namja itu dari atas sampai bawah.. memakai celana piyama berwarna abu,,dan kaos oblong berwarna putih,,melipat tangannya didada dan meringkukan kakinya karena ukuran sofa yang tak sepanjang tubuhnya..

Nana mulai bergerak sedikit demi sedikit mencoba tak membangunkan namja itu,,sepertinya Chunji benar-benar tertidur.. ia menggantikan pahanya dengan sebuah bantal sofa.. Chunji sedikit menggeliat membuat Nana membeku sesaat,,tapi untungnya namja itu tak benar benar bangun..

Ia berjongkok didepan chunji dan menatapnya lekat,,

‘sama,,ekspresinya sama dengan waktu itu’..Nana mengingat kejadian di perpustakaan beberapa waktu yang lalu,,disaat Chunji tertidur ketika mereka sedang mengerjakan tugas bersama..

Hanya saja,,kali ini Chunji lebih pucat.. bibirnya mengering dan ada warna kecoklatan di bawah kantung matanya..

Nana memandangi keadaan sekitar ia langsung bergerak membersihkannya..

Setelah itu ia bergegas menuju kamar Chunji, berniat mengambil selimut untuknya..

Didepan kamar yang dulu pernah ia masuki,,ia sedikit ragu..

“maaf aku lancang chunji..” Nana berbicara sendiri seolah meminta izin pada Chunji..

Ia memegang kenop pintu dan mendorong pintunya perlahan.. Nana melongokan kepalanya sedikit dan ternyata kamar itu telah kosong,, tak ada apapun disana.. ia masuk kedalam kamar dan merasa heran.. Nana mencoba mengingat kembali.. memang tidak salah.. ini kamar yang waktu itu pikirnya..warna catnya..letak posisinya dari sebelah pintu masuk..semuanya benar.. tapi kenapa ruangan ini kosong ..

Ia pun melangkah keluar dan menutup kembali pintu itu,,saat ia mendongkak ternyata sebuah papan diatas pintu itu bertuliskan ‘Shiwon’s room’.. pantas saja,,gumamnya

“lalu yang mana kamar namja pabo itu??”pandangannya mengelilingi ruangan itu,,dan ternyata sebuah pintu yang bersebrangan dengannya bertuliskan ‘Chunji’s room’.. Ah itu dia..

Sekarang ia melangkah menghampiri pintu itu dan tanpa ragu ia langsung memutar kenop nya..

“Ahh..”Nana terkejut setelah membukanya

“itu..itu.. aku??”ia menunjuk suatu benda yang ada diruangan itu dan membelalakan matanya..

-To be continued-

 

Enjoy Reading All 😀

Gomabsumnida.. ^^

Tagged: , , ,

6 thoughts on “I’m Not Children Anymore Part 8

  1. leehana15 May 30, 2011 at 2:58 pm Reply

    Mwo…
    aish..
    leeteuk juga sich…. kenapa dia g bisa bersikap normal aja..
    cemburu misalnya…
    udah tau Chunji suka ma nana..
    masih aja diam..
    tau ach..
    anjutannya BTW ama banget??
    he3x…
    aku tunggu lanjutannya ya.. n jangan ama2..
    penasaran..
    Gomawo~

  2. nnateukie May 30, 2011 at 7:45 pm Reply

    hahaha~ iya iya,,kan biar reader greget gitu… 🙂
    sipp.. i.allah lanjutannya gak lama,,kemaren masi belun dapet ide nya ajja..haha *ketauan amatir*
    ne cheonman,, gomawo juga udda mau baca.. 😀

  3. tria August 3, 2011 at 12:56 am Reply

    chingu mana lnjutan nya………..
    koq gak ada sih………………….
    chingu bleh mnta almat fb nya gak………………

  4. nnateukie August 21, 2011 at 8:21 pm Reply

    mian ya telat publish..
    kemaren sempet hiatus soalnya ngurusin masuk universitas..
    ok,, ntar di publish part 9 nya.. ^^

    • nnateukie August 21, 2011 at 8:23 pm Reply

      eh iya lupa..
      Fb ku :Regina Sara Elfhottest.. ^^

  5. minkijaeteuk March 19, 2012 at 11:06 am Reply

    wah konflik y mulai muncul deh….
    teuki.y.mulai bimbang n nana y jd tau klo chunji y suka.ma dia n foto yg dikamar y chunji tu foto nana semua y ya……
    lanjut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: