Would (K)YoU ‘try it’ with me? [1/?]

Title: Would (K)YoU ‘try it’ with me?
Ttatus: Trilogi (maybe)

Ps: Ok. Sebenarnya cerita ini terilhami oleh salah satu novel favorit aku. Sering banget aku baca! Novel nya kereeeeeeen. Hehehe. Judulnya ‘philophobia’ hehehe. Hanya terilhami loh, bukan berarti aku mempelagiat cerita itu. Kalian boleh baca novelnya, ceritanya tentu aja beda sama yang aku ^^
Ok, happy reading ya!

————————————————————————
@ Sa Rang’s room
“ireonaaaaaaaaaaa!!!” teriak Kyuhyun tepat di depan telinga Sa Rang. Beharap gadis itu akan terkejut dan membuka matanya dengan cepat! Tapi?
“jinjjayo?!” Kyuhyun shock berat.
Reaksinya? Sa Rang hanya menggeliatkan badannya, dan membuka matanya sedikit. Kemudian? Tertidur lagi…
“Goo Sa Rang!!!! Ireonaaaaaaa!!”
Dengan cepat Sa Rang membuka matanya dan mendapati Kyuhyun sedang duduk di sampingnya. Wajahnya terlihat sangat kesal, auranya tidak jauh beda dengan pembunuh berdarah dingin, dan matanya menatap tajam…
“waeyo?” Tanya Sa Rang cuek sambil mengucek-ngucek matanya
Kyuhyun hanya terdiam sambil menatap galak. Tangannya ia lipat dan di letakan di dada.
“yak, Cho Kyuhyun? What’s going on?”
PLETAK!
Dengan cepat Kyuhyun mendaratkan jitakan pamungkasnya di puncak kepala Sa Rang. Sa Rang hanya meringis kesakitan tanpa membalas jitakan Kyuhyun… padahal, biasanya dia membalasnya dengan lebih sadis
“kau tidak lihat ini jam berapa hah?! Dan, apa itu?” mata Kyuhyun melebar ketika melihat ada yang berbeda dengan Sa Rang…
“untuk apa kau mengecat rambutmu menjadi blonde seperti ini?” Kyuhyun mengacak-ngacak rambut Sa Rang dengan Brutal
“yak! Hentikaaaaaaaan!!” dengan satu dorongan kuat Sa Rang mendorong tubuh kurus Kyuhyun sampai tersungkur ke lantai
“aish… tenagamu menakutkan sekali sih?” Kyuhyun bangkit dan duduk di depan Sa Rang yang masih menguap-nguap…
“banyak tingkah sekali kau? Tidak lihat kalau rambutmu sekarang seperti rambut jagung hah?” ujar Kyuhyun dengan tatapan mengejek
“kau saja yang norhaaaaaak hoaaaaaaaaaam” lagi-lagi Sa Rang menguap dengan lebar
Kyuhyun hanya mencibir, “aish! Terserah kau sajalah! Ayo cepat mandi! Kita harus ke kampus hari ini! Ppali!!!!!!”
BUK!
Boneka babi itu mendarat dengan mulus du wajah Kyuhyun
“yak! Sialan!” belum sempat Kyuhyun membalas, Sa Rang sudah enyah dari hadapannya
“Hey Bodoh! Tolong masukan ini ke keranjang cucian dan siapkan baju untuk ku ya! Hahahahahaha…” kepala Sa Rang mucul dari balik dari kamar mandi, dan dia melemparkan piyamanya ke arah Kyuhyun
“aish! Menyebalkan sekali dia?!”
***

Goo Sa Rang
Hallo. Aku Goo Sa Rang. Umurku 20 tahun. Aku cantik dan menarik. Aku jarang mandi dan hobi tidur. Ah sudahlah, nampaknya tidak penting juga. Ok. Aku tidak pernah membayangkan ini sebelumnya. Aku, jatuh cinta pada sahabatku sendiri. Siapa lagi kalau bukan my lovely evil boy? Cho Kyuhyun. Hah… dia sahabatku sejak TK. Orang tua kami pun bersahabat. Hoho…
Tapi. Ada banyak hal yang membuat aku iri terhadap Kyu. Keluarganya. Hah…
Keluarganya utuh. Dia juga mempunyai seorang kakak yang sangat cantik. Namanya Cho Ahra. Ibu yang pengertian, dan Ayah yang asik.
Sedangkan aku? Hah. Aku tinggal di apartment hanya berdua dengan ayahku. Ayahku yang so sibuk dan nyaris tidak pernah ada di rumah. Ibuku? Dia menikah dengan seorang pelukis yang baru dia kenal 3 bulan di Prancis. Sekarang, mereka tinggal di Kanada. Sudah 1 tahun ini kami tidak berhubungan. Kabarnya sih, dia sudah punya anak lagi. Hah. Sudahlah, lagi pula aku tidak peduli.
Yang aku punya sekarang hanya ayahku dan mungkin Kyuhyun?
Aku sangat bergantung pada mereka…
***
@ Bonheur Café
“aish! Aku jadi ingin menghajar dosen itu! Untuk apa dia di gaji tapi jarang datang mengajar, ah, sebenarnya bukan karena itu, aku kesal karena aku harus repot datang pagi-pagi” Ujar Sa Rang sambil memainkan garpu.
Dia berjongkok di atas sofa sambil mengunyah spagethi…
“pagi katamu? Tadi kita datang jam 11! Dasar bodoh” Kyuhyun menjawab tanpa melihat ke arah Sa Rang. Ia sibuk memainkan PSP nya
“ah itu masih terlalu pagi untuk ku”
“lantas kalau jam 11 itu pagi, siang untuk mu jam berapa?”
“hidupku tidak ada siang atau sore, hanya ada pagi dan malam” jawab Sa Rang cuek. Kali ini ia merubah posisi duduknya, menjadi selonjoran di atas sofa cokelat khas café itu…
“terserah kau sajalah” lama-lama Kyuhyun bosan juga dengan PSP nya dan memasukannya ke dalam tas. Matanya menatap heran tingkah Sa Rang yang ada di depannya, “ini café, bukan rumahmu, kenapa kau malah tiduran di sofa? Memalukan sekali”
“yak! Kita itu tamu disini, lagi pula kita datang kesini kan tidak gratis? Lihat, kita memesan makanan, minuman, dan membayar parkir. Dan sofa ini salah satu service yang café ini berikan, kau tahu gunanya sofa? Selain untuk duduk bisa juga untuk tiduran, jadi kenapa kita tidak memanfaatkan pelayanan disini dengan maksimal?”
Kyuhyun hanya mendengus dan menyesap Ice Chocolate nya, “terserah lah terserah terserah”
Sa Rang hanya tersenyum penuh kemenangan. Dan meneguk habis air mineral nya karena kehausan setelah berbicara panjang lebar seperti tadi
“bagaimana kabar eomma, appa dan eonnie?” Tanya Sa Rang tiba-tiba
“mereka baik-baik saja, bahkan eomma selalu menanyakanmu padaku, sampai aku bosan menjawabnya”
Alis Sa Rang terangkat, “jeongmal? Aih… aku juga sangat merindukan eomma, aku rindu tidur bersamanya”
“benarkah?”
Sa Rang mengangguk
“datanglah ke rumah”
“baiklah, hahaha… hari ini aku ke rumahmu ya? Aish! Tapi… aku takut appa pulang malam ini. Ah sudahlah, aku tidak peduli”
“beritahu appa mu dulu! Nanti dia khawatir”
“tenang saja Kyu, aku pasti akan meneleponnya nanti” jawab Sa Rang tenang, ia menutup matanya sambil tersenyum. Membayangkan kembali kehangatan yang selalu keluarga Kyu berikan untuknya…
Kyuhyun hanya mengangguk mengerti. Tanpa sadar sudur bibirnya tertarik ketika menatap wajah Sa Rang yang selalu ceria dalam keadaan apapun. Sudah hampir 2 bulan Sa Rang tidak mengunjungi keluarganya. Pasti keluarganya senang kalau hari ini Sa Rang akan datang…
***
@ Kyuhyun’s house
“Sa Raaaaaaaaaaaang! Eomma sangat merindukanmu!” eomma Kyu memeluk Sa Rang dengan erat dan tak henti menciumi puncak kepalanya…
“aku juga eomma, sangat merindukanmu!’
“kau tidak memeluk appa hah?” ucap appa Kyu pura-pura ngambek. Dia memasang wajah kecewa…
Dengan cepat Sa Rang mengalihkan pelukannya itu untuk ‘appa’nya, “jangan cemburu seperti itu! Aku pasti memelukmu juga appa!”
Kyuhyun hanya menatap ketiga orang yang ada di hadapannya dengan tampang masam, “sudah sudah hentikan! Selalu saja seperti ini! Kalau Sa Rang datang aku jadi merasa bukan anak kaliaaaaaan! Hah…” keluh Kyuhyun
“eh? Ayo ikut sini!” Sa Rang menarik tangan Kyuhyun dan memeluknya… akhirnya, mereka bertiga berpelukan
“ah, eomma tidak di ajak”
“ayoo jagi…” appa Kyu mengajak istrinya itu berhambur dalam pelukan hangat itu…
***
Cho Kyuhyun
Aku sangat… bahagia jika melihatnya seperti ini. Hah. Ntahlah. Aku sangat menyayangi Sa Rang. Dia… adalah salah satu orang terpenting setelah eomma, appa, dan noona.
Gadis kuat. Ya. Aku mengaguminya. Dia adalah seorang gadis yang kuat. Nyaris tidak pernah mengeluh. Meskipun ada banyak masalah yang ia hadapi. Aku sadar. Dia sangat bergantung padaku. Dan sebenarnya, aku juga suka sangat bergantung padanya.
Rasanya tidak bisa. Kalau tidak melihat wajah dan senyumnya di hari-hari ku…
Keluargaku juga sangat menyayanginya. Malah, aku merasa orangtuaku lebih menyayangi Sa Rang daripada aku. Haha. Tapi tidak, orang tua ku menyanyangi Sa Rang, sama seperti aku menyayanginya…
Ah tidak. Rasa sayang ku terhadap Sa Rang, agak berbeda.
***
@ backyard of Kyuhyun’s house
Tiba-tiba matanya menjadi gelap. Kyuhyun hanya berdecak. Ia tahu siapa yang melakukan ini…
“Sa Rang, lepaskan” ucapnya datar
Sa Rang menggelengkan kepalanya meski Kyuhyun tidak bisa melihatnya, “andwe, ada syaratnya”
“ck, apa?”
“traktir aku es krim malam ini”
Kyuhyun mendesah pasrah, “baik lah, ayo cepat lepaskan”
Dengan cepat Sa Rang melepaskannya, dan sekarang ia sudah ada di sebelah Kyuhyun. Mereka sekarang sedang berada di taman belakang rumah. Duduk berdua di ayunan…
“kenapa kau malah di luar? Kami sedang menonton film di dalam. Waaaaw… sangat seru!” ujar Sa Rang semangat
Kyuhyun hanya menoleh dan tersenyum, “aku sedang tidak mood” ucapnya
Sa Rang mendekatkan wajahnya, sampai-sampai Kyuhyun bisa merasakan hembusan nafasnya, “sedang ada masalah?” Tanya Sa Rang
Kyuhyun diam, dan mengangkat wajahnya ke atas, pura-pura berpikir… “sedikit”
“oh ya?”
“ya, dan jauhkan sedikit wajahmu ya, atau ku acak-acak rambutmu!” ucap Kyuhyun mengancam
Dengan Reflek Sa Rang menempelkan kedua tangannya di atas kepala, “shireo! Aku kan baru saja merawatnya ke salon!”
“genit sekali kau. Merawat rambut ke salon? Sedangkan mandi saja jarang”
“ah sudahlah jangan di bahas”
Sa Rang menyenderkan kepalanya di bahu Kyuhyun, memejamkan matanya. Hah… seperti biasa. Ada perasaan bahagia di hatinya ketika berada sangat dekat dengan namja ini.
“apa yang kau pikirkan? Eh, atau lebih tepatnya, siapa yang kau pikirkan?”
Kyuhyun menelan ludahnya dengan susah payah, dan menghela nafas panjang. Ya, dia sedang memikirkan seseorang sekarang…
“seohyun” jawabnya singkat. Itu, bukan jawaban yang sebenarnya…
‘deg’
Sa Rang terhenyak. Seohyun? Gadis itu? Ternyata… Kyuhyun masih menyukainya. Dia mengatur nafasnya, memastikan kalau tidak ada yang berubah dengan ekspresinya. Setelah yakin kalau ia ‘biasa’saja, ia pun menatap wajah Kyuhyun…
“ada apa dengan Seohyun? Ceritakan padaku… jangan kau simpan sendiri” ucapnya sambil tersenyum dan meninju bahu Kyuhyun pelan
“aku akan mengajaknya kencan, bagaimana menurutmu?”
Apa? Kencan? Sa Rang mendesah, menyembunyikan kecewa…
“itu ide yang bagus! Hahaha… ajak dia kencan, ayolaaah kapan kau akan meresmikan hubungan mu dengan Seohyun?”
“kau pikir itu mudah?” Kyuhyun menoyor kepala Sa Rang…
“aku hanya tidak ingin melihatmu menjadi bujangan tua Kyu” ucap Sa Rang asal sambil menyunggingkan senyum mengejek
“sial” cibir Kyuhyun
“ngomong-ngomong, kau kan sangat payah dalam urusan pacaran, perlu aku bantu?”
PLETAK!
Kyuhyun menjitaknya dengan sangat keras, “menyebalkan! Memangnya kau hebat hah? Mantan pacarmu kan baru Donghae” dia tersenyum kecut, “sudah sombong!” wajahnya seketika berubah garang
“hahahaha, setidaknya aku lebih punya pengalaman darimu bodoh! Sudahlah, apa yang bisa ku bantu?”
***
Goo Sa Rang
Ternyata Kyu masih menyukainya ya? Seohyun. Gadis cantik itu…
Hah. Bodoh kalau aku mengatakan aku baik-baik saja ketika mengetahuinya. Aku, sangat cemburu. Tapi, ah. Perasaan Kyuhyun lebih penting daripada rasa cemburuku. Ya, itu benar. Sangatlah benar…
Seohyun. Cinta pertamanya. Sebelumnya aku tidak pernah mendengar dia menceritakan seorang gadis padaku. Ya. Dia terlalu dingin terhadap yeoja. atau… karena ini semua karena aku? Karena aku terlalu dekat dengan Kyuhyun? Jadi mereka sungkan mendekati Kyuhyun? Ah… yang benar saja, semua orang tahu hubunganku dengan dia itu seperti apa.
Sekarang. Kyuhyun sudah jatuh cinta. Pada seorang gadis bernama Seohyun. Ya… sudah 1 tahun terakhir ini. Kyu menyukainya.
Ah. Aku tidak butuh apa-apa lagi dari Kyuhyun. melihatnya bahagia bagiku sudah cukup. Selama ini terlalu banyak hal yang ia lakukan untuk ku. Kenapa tidak? Aku melakukan hal yang sama? Membuatnya bahagia… meskipun sebenarnya, hal itu sama saja seperti membunuhku secara perlahan…
***
@ front of Seohyun+Donghae’s class
“Sa Rang, kau sedang apa disini?” Tanya Donghae sambil menepuk bahu Sa Rang
Sa Rang menoleh dan tersenyum, “Donghae? Ah… kebetulan sekali, aku disini mencari Seohyun, satu jurusan denganmu kan?”
Donghae mengangguk pelan, “ya, kami satu jurusan, satu kelas malah, ada apa kau mencarinya?” donghae ikut-ikutan memperhatikan kelas dari jendela, “ Seohyun tidak ada di kelas”
“ya, aku tahu.. hehehe…” Sa Rang menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Sedikit malu bertemu dengan mantan pacarnya ini…
“apa kau tahu Seohyun sekarang ada dimana?”
Kedua alis Donghae saling bertaut, “andwe, ada perlu apa? Bisa aku bantu?”
“ah, tidak usah terimakasih, aku butuh bicara dengannya” Sa Rang terkekeh kecil, “sangat penting” bisiknya
Donghae mengangguk-ngangguk, “oh ya? Hem… aku bisa memberikan nomor handphone nya kalau kau mau”
“jeongmal? Aish Donghae, gomawoooooo” dengan reflek Sa Rang memeluk Donghae singkat. Membuat Donghae terpaku selama beberapa detik
***
@ leaving room
Kyuhyun terduduk gelisah sambil memainkan PSP nya di ruang TV. Hah. Jadi seperti itu? Pemandangan tadi benar-benar membuat mood nya sangat buruk sekarang. Otaknya tidak bisa berpikir banyak.
“baiklah, sepertinya… aku tidak perlu ragu lagi sekarang!” erangnya sambil melemparkan PSPnya ke sofa, dia pun beranjak pergi
***
Cho Kyuhyun
Aku ragu mendekati Seohyun, karena. Aku pikir… dia, sudah benar-benar melupakan Donghae. Tapi. Ternyata aku salah. Sa Rang masih menyukai laki-laki itu. Tadi saja, dia menghampiri Donghae di gedung jurusannya. Memeluknya? Apa-apaan itu!
Ah. Ok. Kalau begitu. Sepertinya sekarang aku tidak perlu ragu lagi mendekati Seohyun. Aku sudah tidak peduli. Hah… dia memang ditakdirkan untuk menjadi ‘sahabat’ku saja, tidak lebih.
***
@ Bonheur Cafe
“mwo?” Tanya Seohyun tidak percaya…
Sa Rang mengangguk pasti, “dia menyukaimu, sudah setahun terakhir ini dia menyukaimu! Kau mau kan menjadi pacarnya? Jebbal” ucap Sa Rang meyakinkan. Tanganya memegang tangan Seohyun. Dan tak lupa meluncurkan pandangan puppy eyes nya itu.
“ehm, a, aku… tidak tahu, aku… aku masih tidak percaya kalau dia menyukaiku…”
Sa Rang tertawa pelan, “kenapa harus tidak percaya? Kau kan cantik Seohyun… hah” Sa Rang melahap pie apple nya dengan ganas…
Seohyun terkekeh, “bukan masalah itu, sebenarnya aku malah berpikir kalau Kyuhyun itu menyukaimu…”
“mwo?!!! Uhuk…uhuuk!!” Sa Rang benar-benar shock mendengarnya. Dan ia tersedak. Dengan cepat Seohyun memberikan jus jeruknya dan menepuk-nepuk punggung Sa Rang
“sudah, sudah… cukup hehehehe…”
“kau kenapa? Sampai tersedak seperti itu”
“habis, pernyataanmu barusan konyol sekali!”
Seohyun tertawa kecil, “aneh? Tidak juga…”
Seohyun menyenderkan punggungnya ke sofa, dan menggelengkan kepalanya, “kau tahu? teman sekelasku… pernah ada yang menyatakan cinta nya pada Kyu, dan Kyu menolaknya dengan alasan… dia tidak perlu pacar, karena dia sudah memiliki sahabat perempuan. Dan tentu saja itu kau, haha…”
Sa Rang terdiam. Karena dirinya? Sepertinya tidak. Itu hanya alasan Kyuhyun saja. Lagi pula, mana mungkin dia menolak gadis itu dengan alasan… dia menyukai Seohyun?
“ya bisa saja. Tapi aku rasa itu bukan alasan inti! alasan yang sebenarnya tentu saja karena dia menyukaimu”
Lagi-lagi Seohyun tertawa, “kalau pun alasan yang Kyuhyun katakan itu benar, aku rasa wajar. Hehe… kau ini menarik Sa Rang, menghangatkan. Pantas saja Kyuhyun betah denganmu, aku saja… yang baru mengenalmu sudah sangat nyaman denganmu” ujar Seohyun jujur
Sa Rang hanya tersenyum, sesekali menunduk malu, dan menggaruk-garuk kepalanya…
“sial, gadis ini manis sekali, pantas saja Kyu menyukainya” pikir Sa Rang
“kau bisa saja! Aku jadi tersanjung hehehehehe, sudah sudah lupakan. Jadi, kau mau tidak? Ayolah kasihan sahabatku! Aku tidak mau dia jadi bujangan tuaaaaa!!!” rengek Sa Rang
“em, sepertinya… patut di coba. Baiklah, aku mau”
***
Goo Sa Rang
Apa yang di katakan Seohyun itu benar?
Kyu… menolak gadis itu alasannya karena aku?
Aih! Sepertinya tidak mungkin. Mana bisa seperti itu?
Tentu saja alasannya Seohyun. Yeoja yang ia suka selama 1 tahun tarakhir.
Hah. Sepertinya aku harus melatih hati ku agar terbiasa dengan keadaan ini mulai dari sekarang. Tadi, aku sedikit berharap kalau Seohyun menolak tawaranku. Tapi, ternyata… tidak. Dia menerimanya. Dan sepertinya, dia tertarik juga dengan Kyuhyun.
Ah tidak apa-apa! Aku bahagia kalau Kyu bahagia! Benar. Aku tidak bohong. Hehehe. Sa Rang, smile..
***
@ Sa Rang’s room
Sa Rang tersenyum. Ketika ia memandangi foto-fotonya bersama Kyuhyun di layar komputer. Waw. Banyak sekali ternyata? Puluhan ribu foto! Hah. Tentu saja… sejak kecil mereka sudah suka sekali di foto bersama. Bahkan… di kamarnya, hampir seluruh tembok kamarnya yang bercat hujau itu… di tutupi dengan fotonya dengan Kyunyun…
Begitu juga dengan Kyuhyun. dia juga menempelkan banyak foto mereka berdua di kamarnya. Bedanya… Kyuhyun menempelkannya di pintu. Ya. Bagian dalam pintu kamarnya tertutup oleh fotonya bersama Sa Rang…
Memperhatikan foto mereka seperti ini… membuat pikirannya melambung kemana-mana. Kenapa ia menjadi sedih seperti ini? Apa karena… ia tidak siap? Kalau nanti, Kyuhyun akan menjadi milik orang lain?
“foto kita banyak juga ya ternyata?”
Tiba-tiba ada orang yang menempelkan dagunya di bahu Sa Rang, Sa Rang menoleh dan tersenyum kecil.

To Be Continue…

Tagged: , ,

3 thoughts on “Would (K)YoU ‘try it’ with me? [1/?]

  1. Shin GaNeul March 8, 2011 at 12:21 pm Reply

    kyuhyun sma sa rang deket bgt, ahh aku jga mau punya shabat kya gitu, apalai sma kyu,kkkkk #plakk
    ffnya keren chingu
    lanjut ya ^^

  2. cenalii March 10, 2011 at 9:15 pm Reply

    wahhhh… siapa tuh yang nempelin dagunya d pundak sa rang??
    apakah kyu??
    penasaran….. nice ff chingu^^

  3. cenalii March 18, 2011 at 11:56 am Reply

    eonniii.. lanjutann dong lanjutannyaaa…
    uda penasaran sangat niiii,,, heheheehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: